UBN-Yayasan Evaluasi Pelaksanaan Asesmen Akreditasi, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Publikasi Ilmiah

images description

Universitas Banda Naira (UBN) bersama Yayasan Warisan dan Budaya Banda (YWBB) selaku badan penyelenggara universitas mengevaluasi pelaksanaan asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi yang berlangsung pada 19–20 Oktober 2026.

Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat di ruang pertemuan Hotel Maulana, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (21/10/2026).

Rapat dipimpin Pembina YWBB, Miryanneka Alwi (Mita Alwi), dan dihadiri Rektor UBN, jajaran pimpinan universitas, kepala lembaga, pimpinan fakultas, pimpinan program studi, dosen, serta tenaga kependidikan.

Pertemuan itu membahas tindak lanjut hasil asesmen, peningkatan mutu akademik, dan pembenahan tata kelola universitas.

Mita mengatakan, asesmen menjadi momentum bagi UBN untuk mengidentifikasi kekurangan, terutama dalam kesiapan dokumen dan pemahaman sivitas akademika mengenai tata kelola perguruan tinggi.

Ia menyoroti sejumlah dosen saat akreditasi yang belum mampu menjawab pertanyaan asesor secara memadai. Pertanyaan itu, menurut dia umum berkaitan dengan kelengkapan dokumen dan pelaksanaan tata kelola universitas.

“Saya terus memantau perkembangan asesmen akreditasi kemarin. Dari asesmen ini, kita bisa melihat apa yang masih kurang dan perlu diperbaiki. Tapi, saya bangga UBN tetap berjalan dengan segala kekurangan yang kita miliki. Karena itu, kita harus tetap semangat,” ujar Mita.

Ia berharap hasil evaluasi ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan yang terarah dan berkelanjutan. Pembenahan itu diperlukan agar pengelolaan universitas semakin baik dan sejalan dengan visi serta misi institusi.

Selain tata kelola, rapat membahas peningkatan publikasi ilmiah dosen pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, khususnya kuartil pertama (Q1) dan kedua (Q2).

Peningkatan publikasi diharapkan mendorong produktivitas penelitian sekaligus mendukung pengembangan karier akademik dosen, termasuk kenaikan jabatan fungsional ke lektor kepala dan profesor.

Dalam diskusi, sejumlah dosen mengusulkan agar yayasan memberikan dukungan pendanaan untuk biaya publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Mereka juga mengusulkan kehadiran tim ahli untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan dokumen perencanaan serta kebijakan perguruan tinggi.

Pendampingan itu mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Operasional (Renop), dan dokumen pendukung tata kelola lainnya. Asesor akreditasi diusulkan menjadi bagian dari tim pendamping yang dapat hadir langsung di UBN untuk membantu proses konsultasi dan pembenahan dokumen sesuai kebutuhan universitas.

Usulan lainnya meliputi pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran, pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi, evaluasi pengelolaan organisasi dan jabatan struktural, serta dukungan pembiayaan penelitian.

Berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut untuk membenahi pengelolaan UBN setelah asesmen. Perbaikan diarahkan pada kesiapan dokumen, peningkatan kapasitas dosen, produktivitas penelitian, dan efektivitas tata kelola. Upaya ini menjadi bagian dari agenda pengembangan universitas untuk mencapai target keunggulan sesuai visi UBN pada 2032.

Rapat diakhiri dengan makan bersama yang diikuti Pembina YWBB, Rektor UBN, jajaran pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan. * (K.R).